Evaluasi Cerpen 2

Suara alarm yang nyaring mengusik tidur nyenyak Randa. Meskipun awalnya dia menolak untuk membuka matanya, akhirnya dia harus melakukannya.

“Oh Tuhan!” Randa kaget ketika dia melihat jam ternyata sudah pukul 7 pagi. Dia langsung mandi dan berangkat ke kantor tanpa sarapan. 

Karena dia dimajukan lebih awal dari biasanya untuk pertemuan pagi ini, Randa tiba di kantor lebih lambat daripada biasanya. Ini karena Bapak Direktur memiliki keperluan di luar kota.

""Permisi, Pak. Saya Boleh masuk?" Tanya Randa izin kepada bapak direktur yang memimpin pertemuan.

"Silakan masuk, tapi maaf, Pak, proyekmu digantikan oleh saudara Arkan." Ucap pak Direktur.

"Kenapa, Pak? Saya hanya telat lima belas menit" Jawab Randa

"Maaf saudara Nathan, ini bukan masalah lama atau tidaknya Anda terlambat, namun ini tentang konsistensi Anda dalam bekerja." Kata pak Direktur.

Randa hanya bisa terdiam dengan pucat segera. Randa berjalan gontai menuju meja kerjanya setelah pertemuan tersebut berakhir.

"Nda, ada apa? "Kok telat." Ditanya temannya Rali.

"Memang salah saya, saya bergadang nonton bola semalam sampai melupakan proyek penting yang sangat menguntungkan bagi saya." Ucap Randa

"Oalah harusnya kamu harus lebih mengurangi hobimu." Sambung Rali memberi nasihat sedikit.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

EVALUASI CERPEN 1

Masalah Pembinaan Bahasa Indonesia Di Lingkungan Keluarga